Kulitnya memang tidak lagi putih, matanya tidak lagi sipit. Bahasa yang digunakan sehari-hari juga sudah tidak menggunakan bahasa China. Namun komunitas benteng masih meyakini kalau dirinya adalah keturunan orang China. Walaupun secara ekonomi mereka berbeda dengan orang China pada umumnya.
Secara geografis, komunitas China benteng berada di tengah-tengah Kota Tangerang. Mereka tinggal di Bantaran Sungai Cisadane yang merupakan satu-satunya sungai terbesar yang mengalir membelah Kota Tangerang. Kampung Sewan, Kelurahan Mekarsari Kecamatan Neglasari ini bisa ditempuh hanya sekitar 20 menit saja dari Bandara Internasional Soekarno Hatta. Di kampung kecil inilah komunitas China benteng tinggal dan bertahan hidup seadanya.
Tampilkan postingan dengan label Kampung Sewan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kampung Sewan. Tampilkan semua postingan
19.3.12
China Benteng, Nasibmu Kini
Langganan:
Postingan (Atom)